<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779</id><updated>2011-04-22T07:14:01.734+07:00</updated><title type='text'>Masyarakat Peduli Energi dan Lingkungan</title><subtitle type='html'>Forum Peduli Energi dan Lingkungan didirikan pada bulan April 2005 oleh sejumlah anggota BGAC yang berkepentingan untuk mengadakan promosi penggunaan energi secara efisien dalam sektor rumah-tangga, transportasi, industri dan pembangkitan listrik, dengan tujuan menghasilkan pembangunan yang berkesinambungan.Pada September 2006 "Forum" diganti dengan "Masyarakat".</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-2015357064404508484</id><published>2007-09-02T20:54:00.000+07:00</published><updated>2007-09-02T22:16:02.413+07:00</updated><title type='text'>Perlu Strategi dan Cara Baru Sosialisasi PLTN</title><content type='html'>Selama tahun 2007 telah berkembang suatu gerakan anti-nuklir yang justru muncul di kawasan Semenanjung Muria, yaitu kawasan terpilih sebagai calon lokasi pembangunan PLTN pertama di Indonesia.&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui Pemerintah telah berketetapan untuk membangun PLTN sebagai salah satu altermatif untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik dalam jangka panjang, khususnya di dalam sistem listrik Jawa-Madura-Bali yang sudah ter-interkoneksi. Hal ini tercermin di dalam beberapa dokumen yang telah terbit. Pertama adalah "Kebijakan Energi Nasional" yang dikeluarkan oleh Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral pada tahun 2004. Kemudian dokumen Badan Koordinasi Energi Nasional atau BAKOREN berjudul "Blueprint Pengelolaan Energi Nasional 2005-2025" yang terbit pada tahun 2005. Selanjutnya adalah Peraturan Presiden No. 5 tahun 2006 tentang Kebijaksanaan Energi Nasional 2005-2025 yang ditanda-tangani oleh Presiden R.I. pada tanggal 26 Januari 2006.&lt;br /&gt;Bahwasanya "rencana" tersebut bukan saja suatu gagasan yang dicetuskan oleh Pemerintah yang bertindak bertepuk sebelah tangan, terbukti dengan adanya produk undang-undang yang diterbitkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat, juga dalam tahun 2007 ini, yaitu Undang-undang No. 17 tahun 2007 tentang Perencanaan Jangka Panjang Pembangunan Nasional. Di situ dengan jelas tercantum adanya niat dari bangsa Indonesia untuk memanfaatkan energi nuklir sebagai alternatif untuk pembangkitan listrik, khususnya beroperasinya PLTN pertama antara tahun 2015 dan 2020.&lt;br /&gt;Semua dokumen itu tentunya diterbitkan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang telah dibahas secara tuntas di tingkat Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat, dalam hal ini Komisi VIII dalam DPR terdahulu dan Komisi VII DPR yang sekarang. Bahkan beberapa tokoh DPR dari Komisi VII sudah cukup sering diberitakan membuat pernyataan mendukung pembangunan PLTN, bahkan juga dikemukakan bahwa kita sudah tertinggal di bidang ini. Misalnya Ketua Komisi VII Bp. Ir. Agusman Effendi dan Wakil Ketuanya Bp. Nadjib. (Tetapi ada pula anggota Komisi VII yang tampaknya menentang gagasan ini, seperti Bp. Ir. Alvin Lie dan mantan Menteri Lingkungan Hidup Bp. Sony Keraf.)&lt;br /&gt;Hakekatnya, pembenaran pemanfaatan energi nuklir sebagai salah satu alternatif adalah berdasarkan kenyataan bahwa: (1) Permintaan akan tenaga listrik masih tetap tumbuh dengan pesat dan kita dapat mempersulit diri sendiri apabila tidak memakai jenis energi ini; (2) Alternatif yang lain tidak akan mencukupi pada saat diperlukan, seperti misalnya panasbumi yang potensinya di pulau Jawa diperkirakan masih ada 8000 MW, atau terlalu mahal seperti gasbumi yang harganya meningkat terus seiring dengan perkembangan harga minyak internasional (dan gas sebenarnya dapat dimanfaatkan dalam sektor lain seperti industri dan rumah-tangga dengan nilai tambah yang lebih besar), atau energi batubara yang dalam jangka panjang dapat menimbulkan masalah-masalah lain seperti pencemaran, logistik (kapal dan pelabuhan) serta lokasi (di Jawa kian terbatas); (3) Memanfaatkan energi nuklir akan berarti suatu upaya untuk menekan biaya pembangkitan listrik, serta tidak kalah pentingnya adalah membuat pemanfaatan sumberdaya alam kita secara lebih optimal; (4) Sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali pun akan menjadi lebih tangguh dan handal, karena tidak akan tergantung pada hanya batubara dan gasbumi saja; (5) Kita pun akan meraih keuntungan karena berpeluang untuk meningkatkan kemampuan kita di bidang teknologi, khususnya konstruksi dan manufaktur. Keuntungan lain adalah PLTN tidak mengeluarkan emisi zat arang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbulnya oposisi terhadap pembangunan PLTN tampaknya disebabkan sindrom NIMBY, atau Not In My Back Yard, atau "jangan di pekarangan saya". Ini adalah pandangan yang normal yang dapat timbul di kalangan masyarakat. Di negara industri pun ada pandangan seperti itu. Tetapi kini sudah berubah: justru di kalangan yang ketempatan PLTN lebih menyukai dibangun PLTN baru ketimbang jenis energi lain yang dapat menimbulkan polusi udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas, maka kiranya perlu disusun suatu strategi baru dalam "sosialisasi" PLTN. Mungkin sasaran sosialisasi janganlah mahasiswa, kaum cerdik pandai dan tokoh-tokoh masyarakat saja, melainkan perlu diperluas kepada masyarakat awam dan siswa-siswa SMP dan SMU. Ini mungkin akan lebih sulit, karena konsep-konsep yang harus dijabarkan bukanlah konsep yang mudah. Juga akan memakan biaya yang lebih besar, karena sasaran jauh lebih banyak. Akan tetapi perlu dan harus dimulai dari saat sekarang. Kalau tidak kita akan jauh tertinggal lagi dibandingkan negara lain, termasuk negara-negara tetangga kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-2015357064404508484?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/2015357064404508484/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=2015357064404508484' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/2015357064404508484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/2015357064404508484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2007/09/perlu-strategi-dan-cara-baru.html' title='Perlu Strategi dan Cara Baru Sosialisasi PLTN'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-8777788392832661254</id><published>2007-05-04T15:12:00.000+07:00</published><updated>2007-05-04T15:35:38.686+07:00</updated><title type='text'>In Memoriam</title><content type='html'>Pada hari Jumat tanggal 27 April 2007 pada pukul 14:00 Bapak Prof. Soedyartomo Soentono MSc. PhD. APU telah wafat karena serangan jantung di Tabanan, Bali. Beliau dimakamkan di Taman Permakaman Umum Jeruk Purut, Jakarta Selatan, selepas lohor pada hari Sabtu tanggal 28 April 2007.&lt;br /&gt;Beliau meninggalkan seorang isteri, Ibu Tri Murni Soentono, dan seorang anak, Asih Wahyu Respati Andayani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Soedyartomo Soentono lahir di Jepara pada tanggal 16 Desember 1946,  lama bermukim dan bersekolah di Kudus Jawa Tengah, kemudian mengikuti pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada dengan mengambil jurusan kimia. Setelah lulus beliau menjadi pegawai Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN), sekarang Badan Tenaga Nuklir Nasional, dan memperoleh gelar S2 dan S3 di Universitas Salford, Inggeris. Beliau meraih jabatan Ahli Peneliti Utama pada tahun 1996.&lt;br /&gt;Karier almarhum semenjak masuk di BATAN Yogyakarta menanjak terus hingga turut aktif merintis, membangun dan membina kawasan penelitian dan pengembangan tenaga nuklir di BATAN Serpong, terutama sangat berjasa dalam mewujudkan kemampuan BATAN dalam membuat sendiri bahan bakar nuklir untuk keperluan reaktor serba-guna G.A.Siwabessy. Jabatan yang dipegangnya nerturut-turut adalah Kepala Pusat Elemen Bakar Nuklir mulai 18 April 1986, Deputi Direktur Jenderal BATAN Bidang Penelitian dan Pengembangan Industri Nuklir mulai 1 Februari 1994, Deputi Kepala BATAN Bidang Pengembangan Teknologi Daur Bahan Nuklir dan Rekayasa dari 27 Mei 1999, kemudian Deputi Kepala BATAN Bidang Pengembangan Teknologi dan Energi Nuklir sejak 18 april 2001 dan terakhir Kepala BATAN sejak 5 Juli 2002 hingga 26 Maret 2007.&lt;br /&gt;Sebagai Kepala BATAN beliau berhasil meyakinkan Pemerintah tentang perlunya memulai pembangunan pusat listrik tenaga nuklir. Pemerintah menetapkan program tenaga nuklir berturut-turut dalam beberapa dokumen penting, yaitu melalui penerbitan (1) Kebijakan Energi Nasional (KEN) oleh Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral pada tahun 2004, (2) Pengelolaan Energi Nasional (PEN) oleh Badan Koordinasi Energi Nasional pada tahun 2005, (3) Peraturan Presiden No. 5 tahun 2006 yang ditanda-tangani oleh Presiden pada tanggal 25 Januari 2006, dan (4) Undang-undang No. 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional.&lt;br /&gt;Sejak kunjungan El Baradei, Direktur Jenderal International Atomic Energy Agency (Badan Tenaga Atom Internasional), di Indonesia Desember 2006 yang baru lalu Prof. Soedyartomo Soentono diangkat sebagai anggota badan penasehat DirJen IAEA yaitu Standing Advisory Group on Nuclear Energy (SAGNE) untuk bidang bahan bakar nuklir.&lt;br /&gt;Kebetulan bulan April 2007 acara Prof. Soedyartomo sangat padat: Sebagai Peserta dan Pembicara pada acara di Aomori, Jepang, 9-13 April; Seminar Departemen Luar Negeri tentang Nuklir Iran di Universitas Indonesia, 16 April; Acara SAGNE di Wina mulai 17 April; Seminar Deplu di Makasar, 23 April; Konperensi Internasional “Women in Nuclear-Global” di Bali, 25 April.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-8777788392832661254?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/8777788392832661254/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=8777788392832661254' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/8777788392832661254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/8777788392832661254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2007/05/in-memoriam.html' title='In Memoriam'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-116755559113291702</id><published>2006-12-31T14:07:00.000+07:00</published><updated>2006-12-31T15:59:51.366+07:00</updated><title type='text'>Menunggu Keputusan "Go Nuklir"</title><content type='html'>Pada awal tahun 2006 ini Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden No. 5 tahun 2006 yang ditanda-tangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 25 Januari 2006. Per.Pres. 5/2006 tersebut menetapkan rencana Pemerintah untuk mengubah "energy-mix" Indonesia dari keadaan sekarang yang tergantung pada minyak bumi (BBM) menuju ke suatu bauran energi yang lebih seimbang dan hanya tergantung pada BBM untuk sebagian sektor transportasi saja. Sebagian lagi akan menjadi pangsa bioetanol dan biodiesel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangkitan listrik akan sejauh mungkin menghindari pemakaian BBM dan akan mengandalkan pada pasokan batubara, gas alam dan panasbumi. Menjelang tahun 2025 pembangkitan listrik akan mulai menggunakan tenaga nuklir. Diperkirakan dan diharapkan Pusat Listrik Tenaga Nuklir yang pertama akan dibangun mulai tahun 2010 dan beroperasi mulai tahun 2016, paling lambat tahun 2017.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila rencana tersebut memang menjadi resmi rencana bangsa Indonesia untuk memulai memanfaatkan energi nuklir, yang saat ini mengambil peran sebanyak 16 persen dalam keseluruhan pembangkitan listrik di dunia, maka tahun awal konstruksi PLTN pertama pada 2010 sebenarnya sudah amat dekat. Sebelum itu perlu diambil beberapa langkah penting sebagai berikut.&lt;br /&gt;1. Pemerintah menerbitkan peraturan tentang tata-cara dan prosedur perizinan pembangunan PLTN yang meliputi: izin lokasi, izin konstruksi, izin operasi, izin dekomisioning. Menurut berita lisan, Peraturan Pemerintah mengenai hal ini sudah diterbitkan; namun belum terbaca di dalam media massa.&lt;br /&gt;2. Pemerintah menetapkan BUMN atau perusahaan lainnya sebagai pengelola PLTN untuk semua tahapnya; perusahaan inilah yang nantinya harus mengajukan permohonan izin lokasi, konstruksi, operasi dan dekomisioning PLTN.&lt;br /&gt;3. Pemerintah harus menetapkan kebijakan penyertaan perusahaan asing dan modal asing dalam membentuk usaha patungan dengan BUMN/perusahaan yang ditunjuk sebagai pengelola PLTN; termasuk dalam hal ini adalah tata-cara pemilihan dan penetapan mitra asing tersebut. Tanpa kebijakan ini, rasanya sulit bagi Indonesia untuk langsung terjun ke dalam program pembangunan dan pengoperasian PLTN karena keadaan keuangan negara dewasa ini.&lt;br /&gt;4. Calon-calon mitra asing perlu sedikitnya dua tahun untuk mempersiapkan penawaran kepada Pemerintah, karena harus mengkaji syarat-syarat yang ditetapkan oleh Pemerintah serta mengkaji ulang hasil penelitian dan penyelidikan yang selama ini telah dilakukan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas, maka kiranya kini saatnya sudah sangat mendesak. Tetapi menurut kenyataannya, sampai akhir tahun 2006 ini belum ada satu pernyataan pun, baik dari Presiden maupun dari Wakil Presiden, mengenai niat Indonesia untuk memulai program pembangunan dan pengoperasian PLTN. Memang benar, pernah ada wawancara yang ditayangkan oleh saluran TV luar negeri di mana Presiden ditanyai mengenai niat Indonesia untuk membangun PLTN. Walaupun Presiden tidak menolak anggapan adanya maksud itu tetapi jawaban beliau seakan-akan kita masih harus mempelajari masalahnya dan masyarakat masih harus dibuat yakin.  Sayang, karena justru saatnya sekarang untuk bertindak lebih tegas daripada itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Pemerintah masih ragu-ragu soal pembangunan PLTN ? Apakah para ahli ekonomi kita masih harus diyakinkan ? Ataukah para pembantu serta penasehat terdekat Presiden masih belum sepakat atau bulat mengenai manfaat adanya program nuklir ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan seperti ini, kita hanya dapat berspekulasi. Namun kami dari pihak yang pro dengan program PLTN ingin menyampaikan kepada khalayak bahwa, walaupun kami setuju dengan tujuan untuk menghapuskan subsidi energi tetapi kami sangat menyayangkan gebrakan 1 Oktober 2005 yang telah mengakibatkan dampak yang luas. Penghapusan subsidi sebaiknya dilaksanakan secara berangsur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-116755559113291702?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/116755559113291702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=116755559113291702' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/116755559113291702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/116755559113291702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/12/menunggu-keputusan-go-nuklir.html' title='Menunggu Keputusan &quot;Go Nuklir&quot;'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-116080609414603090</id><published>2006-10-14T13:06:00.000+07:00</published><updated>2006-10-14T13:27:55.190+07:00</updated><title type='text'>Masyarakat  Peduli Energi dan Lingkungan</title><content type='html'>Judul di atas adalah judul resmi organisasi kami yang baru diresmikan dengan diterbitkannya sebuah akte notaris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kami lebih senang dan lebih suka dengan nama lama "Forum Peduli Energi dan Lingkungan", namun penggantian nama tersebut terpaksa kami lakukan. Alasannya sederhana saja, yaitu dengan perubahan nama tersebut maka akte pendirian organisasi kami dapat memperoleh pengakuan resmi dari Pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What is in a name ? kata orang seberang. Yang penting adalah karya-karya yang dihasilkan. Tetapi rupanya istilah "forum" menjadi ganjalan bagi Pemerintah, entah karena arti istilah tersebut adalah "wadah" atau karena sudah terlalu banyak LSM lain yang menggunakan istilah tersebut sebagai nama awalan organisasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-116080609414603090?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/116080609414603090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=116080609414603090' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/116080609414603090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/116080609414603090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/10/masyarakat-peduli-energi-dan.html' title='Masyarakat  Peduli Energi dan Lingkungan'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-115502201812153235</id><published>2006-08-08T14:15:00.000+07:00</published><updated>2006-10-14T13:45:37.236+07:00</updated><title type='text'>Naskah Final Visi dan Misi FPEL</title><content type='html'>Konsep Visi dan Misi FPEL telah dibahas dalam rapat pada tanggal 26 Juli 2006 dan telah disepakati naskah final Visi dan Misi FPEL sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;h1 style="text-align: justify;"&gt;Permasalahan Yang Kita Hadapi&lt;/h1&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pembangunan ekonomi yang dilaksanakan oleh semua negara termasuk negara berkembang seperti Indonesia memerlukan masukan energi, khususnya energi final seperti BBM, gas, kayu bakar serta arang dan tenaga listrik. Semakin meningkat pertumbuhan ekonomi semakin tinggi pula permintaan energi. Dalam upaya untuk meraih tingkat kemakmuran yang lebih tinggi, Indonesia masih memerlukan energi dalam jumlah yang terus menerus meningkat. Apabila dihitung per kapita saat ini Indonesia masih tergolong konsumen energi yang rendah. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Namun pemanfaatan energi tidak terlepas dari dampaknya terhadap lingkungan. Dalam produksi energi primer, seperti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang terjadi di ladang-ladang minyak dan gas bumi serta di tambang-tambang batubara dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bendungan-bendungan air, terjadi pula dampak terhadap lingkungan karena pengeboran, penggalian, pengerukan, dan penimbunan serta emisi gas buang dan pembuangan limbah. Dalam produksi energi sekunder seperti pengilangan minyak mentah menjadi BBM dan pembangkitan tenaga listrik juga terjadi emisi gas, pembuangan limbah cair maupun padat yang seringkali menyebabkan dampak terhadap kualitas udara dan aliran air, serta kesehatan penduduk sekitar. Bahkan dalam pemanfaatan energi final pun dapat menyebabkan dampak terhadap kesehatan manusia, seperti asap di dapur karena kegiatan memasak, pencemaran udara dalam kota akibat gas buang dari bermacam-macam kendaraan bermotor seperti bajaj, mobil, sepeda motor, bis, dan truk, dan juga dari kegiatan industri. Demi pembangunan yang berkesinambungan maka semua dampak tersebut harus dibuat seminimal mungkin, melalui peningkatan efisiensi penggunaan energi, penghematan energi, pengurangan dan pencegahan emisi/efluen dan pemanfaatan secara rasional dan optimal. Dalam skala global salah satu dampak pemanfaatan energi (fosil) yang mengkhawatirkan adalah pemanasan global sebagai akibat emisi dioksida karbon atau CO&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;&lt;/span&gt; yang nantinya menyebabkan perubahan iklim serta kenaikan permukaan air laut. Upaya yang perlu dilakukan oleh semua negara di dunia adalah untuk mengurangi pemakaian energi fosil dan untuk meningkatkan pemanfaatan energi baru, energi terbarukan, dan energi nuklir.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;h1 style="text-align: justify;"&gt;Visi dan Misi&lt;/h1&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Berdasarkan uraian ringkas permasalahan di atas maka Forum memiliki &lt;b&gt;Visi&lt;/b&gt; sebagai berikut &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;VISI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ketersediaan energi yang cukup dan terkelola secara optimal dengan berwawasan lingkungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menuju&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masyarakat Indonesia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang maju dan sejahtera&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Forum merumuskan &lt;b&gt;Misi&lt;/b&gt; sebagai berikut:&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;MISI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Forum Peduli Energi dan Lingkungan disingkat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;FPEL turut melakukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengkajian terhadap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;situasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;permintaan dan pasokan energi global serta dampaknya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terhadap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berbagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masalah lingkungan hidup.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;FPEL memantau perkembangan teknologi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;energi, serta mengkaji&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kecenderungan global dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rangka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menyampaikan saran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada pemerintah untuk&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;menetapkan kebijakan energi nasional, mewujudkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;energi mix yang optimal dan pengelolaan berbagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jenis eenrgi secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terpadu serta berwawasan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lingkungan melalui pemanfaatan energi baru dan terbarukan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;FPEL melaksanakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pencerahan kepada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masyarakat luas tentang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masalah-masalah&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;yang berkaitan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;deengan teknologi energi, situasi global&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;sumber daya energi serta keterkaitan dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lingkungan hidup dan pemanasan global.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;            &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;FPEL melaksanakan sosialisasi tentang berbagai kebijakan energi nasional yang telah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ditetapkan dan disepakati bersama.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;h1 style="text-align: justify;"&gt;Rencana Forum&lt;/h1&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Mengingat energi nuklir akan diambil sebagai salah satu opsi untuk pembangkitan listrik di masa mendatang sesuai Peraturan Presiden No. 5 tahun 2006, Forum bertekad untuk membantu Pemerintah di bidang sosialisasi tenaga nuklir kepada masyarakat luas. Untuk ini Forum telah bekerjasama dengan Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) dalam menyusun sebuah program sosialisasi PLTN di Indonesia. Dalam menyelenggarakan sosialisasi tersebut Forum bersama-sama dengan HIMNI akan memberi penjelasan mengenai segi ekonomi dan segala aspek teknologi PLTN secara apa adanya, baik positif maupun kontroversial. Dengan demikian diharapkan akan diperoleh kepercayaan masyarakat yang amat penting guna meraih dukungannya terhadap rencana program nuklir di masa mendatang.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;h1 style="text-align: justify;"&gt;Sumberdaya Manusia&lt;/h1&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;Para pendiri Forum adalah: Soekotjo Joedoatmodjo (alm.), Sutaryo Supadi, Budi Sudarsono, Dr. Pratiwi Sapto, Dr. Nazir Abdullah, Ir. Wandowo,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dra. Hendariyah Sutanto, Made Sudjana Kardha, Dr. Widjang H. Sisworo, Dr. M. Ismachin, Dr. M. Ridwan, Dr. Sofyan Yatim, dan Ir. Jasif Iljas. Forum didukung oleh 40 orang purnabhakti BATAN dari berbagai bidang yang berkaitan dengan energi dan lingkungan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-115502201812153235?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/115502201812153235/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=115502201812153235' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/115502201812153235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/115502201812153235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/08/naskah-final-visi-dan-misi-fpel.html' title='Naskah Final Visi dan Misi FPEL'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-115311671856566604</id><published>2006-07-17T12:24:00.000+07:00</published><updated>2006-07-17T13:11:59.110+07:00</updated><title type='text'>Konsep Visi dan Misi FPEL</title><content type='html'>&lt;h1 style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Permasalahan Yang Kita Hadapi&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;Pembangunan ekonomi yang dilaksanakan oleh semua negara termasuk negara berkembang seperti Indonesia memerlukan masukan energi, khususnya energi final seperti BBM, gas, kayu bakar serta arang dan tenaga listrik. Semakin meningkat pertumbuhan ekonomi semakin tinggi pula permintaan energi. Dalam upaya untuk meraih tingkat kemakmuran yang lebih tinggi, Indonesia masih memerlukan energi dalam jumlah yang terus menerus meningkat. Apabila dihitung per kapita saat ini Indonesia masih tergolong konsumen energi yang rendah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-INDENT: 0.5in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Namun pemanfaatan energi tidak terlepas dari dampaknya terhadap lingkungan. Dalam produksi energi primer, seperti&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;  &lt;/span&gt;yang terjadi di ladang-ladang minyak dan gas bumi serta di tambang-tambang batubara dan di bendungan-bendungan air, terjadi pula dampak terhadap lingkungan karena pengeboran, penggalian, pengerukan, penimbunan dan emisi gas buang dan pembuangan limbah. Dalam produksi energi sekunder seperti pengilangan minyak mentah menjadi BBM dan pembangkitan tenaga listrik juga terjadi emisi gas, pembuangan limbah cair maupun padat yang seringkali menyebabkan dampak terhadap kualitas udara dan aliran air, serta kesehatan penduduk sekitar. Bahkan dalam pemanfaatan energi final pun dapat menyebabkan dampak terhadap kesehatan manusia, seperti asap di dapur karena kegiatan memasak, pencemaran udara dalam kota akibat gas buang dari bermacam-macam kendaraan bermotor seperti bajaj, mobil, sepeda motor, bis, dan truk, dan juga dari kegiatan industri. Demi pembangunan yang berkesinambungan maka semua dampak tersebut harus dibuat seminimal mungkin, melalui peningkatan efisiensi penggunaan energi, penghematan energi, pengurangan dan pencegahan emisi/efluen dan pemanfaatan secara rasional dan optimal. Dalam skala global salah satu dampak pemanfaatan energi (fosil) yang mengkhawatirkan adalah pemanasan global sebagai akibat emisi dioksida karbon atau CO&lt;sub&gt;&lt;span style="FONT-SIZE: 10pt; mso-bidi-font-size: 12.0pt"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/sub&gt; yang nantinya menyebabkan perubahan iklim serta kenaikan permukaan air laut. Upaya yang perlu dilakukan oleh semua negara di dunia adalah untuk mengurangi pemakaian energi fosil dan untuk meningkatkan pemanfaatan energi baru, energi terbarukan, dan energi nuklir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-INDENT: 0.5in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h1 style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Visi dan Misi&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-INDENT: 0.5in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-INDENT: 0.5in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Berdasarkan uraian ringkas permasalahan di atas maka Forum memiliki &lt;b&gt;Visi&lt;/b&gt; sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 84pt; TEXT-INDENT: -48pt; mso-list: l1 level1 lfo1; tab-stops: list 84.0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;1.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;                  &lt;/span&gt;Pembangunan di Indonesia sebaiknya dilaksanakan sesuai dengan kaidah-kaidah yang selaras dengan pembangunan berkesinambungan atau berkelanjutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 84pt; TEXT-INDENT: -48pt; mso-list: l1 level1 lfo1; tab-stops: list 84.0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;2.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;                  &lt;/span&gt;Salah satu unsur terpenting di dalamnya adalah pengelolaan sektor energi yang memperhatikan kepentingan dan pelestarian lingkungan serta memperhitungkan kemampuan masyarakat luas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 84pt; TEXT-INDENT: -48pt; mso-list: l1 level1 lfo1; tab-stops: list 84.0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;3.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;                  &lt;/span&gt;Pemanasan global adalah salah satu masalah besar yang dihadapi umat manusia dewasa ini dan kita perlu berperan-serta dalam kampanye dunia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.5in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Forum merumuskan &lt;b&gt;Misi&lt;/b&gt; sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.5in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.75in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list .75in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;1.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;      &lt;/span&gt;Forum mendukung diterapkannya kebijaksanaan energi nasional yang terpadu dengan peranserta semua jenis energi di dalam &lt;i&gt;energy mix&lt;/i&gt;, termasuk energi nuklir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.75in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list .75in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;2.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;      &lt;/span&gt;Forum berpendapat sebaiknya harga energi diupayakan untuk ditetapkan sesuai harga keekonomiannya; karena hal tersebut dapat menjamin keamanan pasokan energi. Namun untuk jangka waktu sedikitnya 10 tahun ke depan hal tersebut belum dapat dicapai karena keterbatasan daya beli masyarakat luas. Sementara itu sebaiknya harga energi tetap diatur oleh Pemerintah untuk semua jenis energi dan secara lambat laun disesuaikan dengan perkembangan harga energi internasional. Pengaturan harga ini sebaiknya segera diterapkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.75in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list .75in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;3.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;      &lt;/span&gt;Forum mendukung program Pemerintah yang bertujuan untuk mengurangi emisi dan pencemaran, seperti misalnya pemasangan peralatan pembersih emisi dari satuan produksi besar (pabrik, pembangkit listrik, kilang minyak, dlsb.), program langit biru dan bensin tanpa timbal. Forum mendukung peningkatan efisiensi dalam segala perlengkapan pengguna energi, terutama kendaraan bermotor.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.75in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list .75in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;4.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;      &lt;/span&gt;Dalam bidang ketenagalistrikan Forum mendukung program pembangunan PLTU-batubara sebagai pengganti pembangkit berdasarkan bbm dan mendukung program peningkatan kemampuan industri nasional dalam pembangunan pusat/pembangkit listrik pada umumnya. Dalam hal ini Forum mendukung gagasan agar supaya BUMN sektor energi dan teknologi tidak semata-mata bekerja untuk meraih keuntungan finansial.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.75in; TEXT-INDENT: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo2; tab-stops: list .75in"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;5.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;      &lt;/span&gt;Di dalam sektor transportasi (bidang pengangkutan penumpang dan barang) Forum mendukung gagasan untuk secepat mungkin mengembangkan sarana angkutan massal berdasarkan rel, yang jauh lebih hemat energi, baik untuk kota besar maupun untuk antar kota.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-115311671856566604?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/115311671856566604/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=115311671856566604' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/115311671856566604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/115311671856566604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/07/konsep-visi-dan-misi-fpel.html' title='Konsep Visi dan Misi FPEL'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-115304936892470716</id><published>2006-07-16T18:23:00.000+07:00</published><updated>2006-07-16T18:29:29.230+07:00</updated><title type='text'>Laporan Pertemuan FPEL dengan Menteri Lingkungan Hidup</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;Forum Peduli Energi dan Lingkungan sebagai salah satu organisasi LSM yang bergerak dalam bidang energi dan lingkungan berniat memperkenalkan diri dan sekaligus meyampaikan pokok-pokok program kegiatannya sebagai ujud kepedulian terhadap masalah energi dan lingkungan masa kini dan masa depan&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;  &lt;/span&gt;kepada Menteri Lingkungan Hidup (Men.LH). Alhamdulillah niat tersebut telah terlaksana pada hari Kamis tanggal 4 Mei 2006 dan berikut disampaikan laporan singkat tentang kunjungan tersebut. &lt;?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;Pertemuan berlangsung pada hari Kamis tanggal 4 Mei 2006 dari jam 13.00 – 13.40 bertempat di ruang kerja Men. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FR" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: FR"&gt;LH di Jalan D.I. Panjaitan Kav.24, Kebon Nanas Jakarta Timur .Bapak Menteri Lingkungan pada waktu itu didampingi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="FR" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: FR"&gt;oleh :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.75in; TEXT-INDENT: -0.25in; TEXT-ALIGN: justify; tab-stops: list .75in; mso-list: l0 level1 lfo2"&gt;&lt;span lang="ES" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: ES"&gt;1.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: ES"&gt;Isa Karmisa Ardiputra &lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;      &lt;/span&gt;- Deputi Menteri Bidang Pembinan Sarana &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 2in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="FR" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: FR"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;             &lt;/span&gt;Teknis dan Peningatan kapasitas&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.75in; TEXT-INDENT: -0.25in; TEXT-ALIGN: justify; tab-stops: list .75in; mso-list: l0 level1 lfo2"&gt;&lt;span lang="FR" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: FR"&gt;2.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: FR"&gt;Amanda Katili&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;      &lt;/span&gt;- Staf Khusus Menteri Bidang Bantuan dan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="FR" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: FR"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;                         &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;  &lt;/span&gt;Kerjasama Internasional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.75in; TEXT-INDENT: -0.25in; TEXT-ALIGN: justify; tab-stops: list .75in; mso-list: l0 level1 lfo2"&gt;&lt;span lang="FR" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: FR"&gt;3.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: FR"&gt;Gempur Adnan&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;             &lt;/span&gt;- Deputi Menteri Bidang Pengawasan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="FR" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: FR"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;  &lt;/span&gt;Pencemaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 0.75in; TEXT-INDENT: -0.25in; TEXT-ALIGN: justify; tab-stops: list .75in; mso-list: l0 level1 lfo2"&gt;&lt;span lang="ES" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: ES"&gt;4.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: ES"&gt;Agus Tagor&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;          &lt;/span&gt;- Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Antar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="ES" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: ES"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 2"&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FR" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: FR"&gt;Lembaga dan Program Khusus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="ES" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: ES"&gt;5. Agus Purnomo&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;- Staf Khusus Menteri Permasalahan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="NL" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: NL"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;                                 &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;            &lt;/span&gt;Lingkungan dan Kemiskinan&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="NL" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: NL"&gt;Dari FPEL diwakili oleh :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="NL" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: NL"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;1. Sutaryo Supadi &lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;         &lt;/span&gt;– Ketua FPEL &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="NL" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: NL"&gt;2. Ajar Irawan&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;                &lt;/span&gt;- Anggota FPEL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span lang="NL" style="FONT-FAMILY: Arial; mso-ansi-language: NL"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;3. Sofyan Yatim&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;- Anggota FPEL &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;Setelah memeperkenalkan diri dan anggotanya Bpk. Sutaryo Supadi memperkenalkan organisasi FPEL, tujuan, kegiatan dan programnya dalam mendukung program energi nasional dan hubungannya dengan keselamatan dan kelestarian lingkungan. Selain itu diungkapkan pula kegiatan yang telah dilakukan FPEL tentang pilihan sumber energi masa depan dan kaitannya dengan kelestarian dan keselamatan lingkungan. Pada kesempatan tersebut &lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;dimohonkan pula kesediaan Men LH untuk melibatkan FPEL sebagai organisasi purna bakti PNS Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), dalam berbagai kegiatan studi dan pemikiran tentang kelestarian dan keselamatan lingkungan dalam pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan &lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;program energi nasional. Dalam waktu dekat FPEL akan mengirimkan program kegiatannya yang diharapkan dapat diselaraskan dalam program KLH.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 6pt 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;Bapak Menteri dalam sambutannya sangat menghargai dan berterima kasih atas kunjungan tersebut, apalagi organisasi FPEL adalah organisasi purna bakti PNS Batan yang telah memahami aspek lingkungan dari program pembangunan, khususu program energi nuklir dan kaitannya dengan sumber energi yang lain. Dengan demikian program FPEL pada hakekatnya telah selaras dengan program Men LH. Pada kesempatan tersebut Bapak Menteri mengungkapan pula kebijakan (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;wisdom&lt;/i&gt;) dan pandangan beliau dalam menyelaraskan lingkungan dengan berbagai sektor pembangunan nasional, termasuk pengembangan sektor energi. &lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;Untuk membina kerjasama berikutnya, FPEL diharapkan &lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;mengungkapkan program dan kegiatannya di depan pejabat KLH terkait. &lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;Sebagai bentuk kepedulian Men LH terhadap FPEL, maka &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;Amanda&lt;/b&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;Katili PhD&lt;/b&gt;, Staf Khusus Men.LH Bidang Kerjasama dan Bantuan&lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt;  &lt;/span&gt;akan mengundang FPEL pada acara tanggal 23 Mei 2006 di Sheraton Hotel tentang Forensik Lingkungan (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;Environmental Forensics&lt;/i&gt;) dengan pembicara ahli dari luar negeri, Lemigas dan Perguruan Tinggi. Selain itu diharapkan pula kunjungan ini ditindaklanjuti oleh FPEL dan KLH dalam bentuk program dan kegiatan yang berorientasi pada kepedulian terhadap keselarasan lingkungan dengan program ketersediaan energi nasional. &lt;span style="mso-spacerun: yes"&gt; &lt;/span&gt;Pertemuan ditutup jam 13.30 dengan ucapan terima kasih dari FPEL atas perkenan Bapak Menteri Lingkungan Hidup menerima dan memberikan masukan sert semangat bagi FPEL dalam melaksanakan program dan kegiatannya di masa mendatang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;Dari pertemuan tersebut dapat disimpulkan hal-hal berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 84pt; TEXT-INDENT: -48pt; TEXT-ALIGN: justify; tab-stops: list 84.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;1.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;Bapak Menteri menyambut baik kunjungan FPEL dan menghargai gagasan tentang perlunya keselarasan program energi nasional dengan keselamatan dan kelestarian lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 84pt; TEXT-INDENT: -48pt; TEXT-ALIGN: justify; tab-stops: list 84.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;2.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;KLH menerima baik maksud FPEL untuk membina kerjasama dalam program kelestarian dan keselamatan lingkungan dari pembangunan, terutama dalam mendukung program energi nasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 84pt; TEXT-INDENT: -48pt; TEXT-ALIGN: justify; tab-stops: list 84.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;3.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;FPEL diminta memperkenalkan program dan kegiatan melalui berbagai pertemuan dengan KLH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt 84pt; TEXT-INDENT: -48pt; TEXT-ALIGN: justify; tab-stops: list 84.0pt; mso-list: l1 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;4.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;Men LH. menunjuk Bapak. Isa Karmisa Ardiputra, Deputi Menteri Bidang Pembinaan Sarana Teknis dan Peningkatan Kapasitas untuk menindak lanjuti hasil pertemuan tersebut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;Pembuat Laporan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;Dr. Sofyan Yatim &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-FAMILY: Arial"&gt;(Bidang Lingkungan FPEL)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-115304936892470716?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/115304936892470716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=115304936892470716' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/115304936892470716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/115304936892470716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/07/laporan-pertemuan-fpel-dengan-menteri.html' title='Laporan Pertemuan FPEL dengan Menteri Lingkungan Hidup'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-115029554028667305</id><published>2006-06-14T21:31:00.000+07:00</published><updated>2006-06-14T21:42:30.870+07:00</updated><title type='text'>FPEL menghadap Menteri Negara Lingkungan Hidup</title><content type='html'>Bapak Menteri Negara Lingkungan Hidup, Bapak Rachmat Witoelar, pada tanggal 3 Mei 2006 telah berkenan menerima kunjungan dari rombongan Forum Peduli Energi dan Lingkungan (FPEL). Bapak Menteri didampingi oleh jajaran Eselon I yang terdiri dari para Deputy dan Sekretaris Menteri Negara Lingkungan Hidup. FPEL dipimpin oleh Sutaryo Supadi sebagai Ketua, dan anggota lainnya Dr. Sofyan Yatim dan Adjar Irawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan berkisar pada dampak terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh pembangkitan listrik, rencana sosialisasi PLTN yang telah disiapkan oleh FPEL bersama Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI), dan kemungkinan kerjasama antara Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup bersama FPEL dan HIMNI.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-115029554028667305?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/115029554028667305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=115029554028667305' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/115029554028667305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/115029554028667305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/06/fpel-menghadap-menteri-negara_14.html' title='FPEL menghadap Menteri Negara Lingkungan Hidup'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-115029533221019096</id><published>2006-06-14T21:27:00.000+07:00</published><updated>2006-06-16T21:51:17.050+07:00</updated><title type='text'>Diskusi Panil Pembangunan PLTN di Indonesia</title><content type='html'>Pada tanggal 17 April 2006 Forum Peduli Energi dan Lingkungan menyelenggarakan sebuah Diskusi Panil dengan judul di atas bertempat di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, dengan dana bantuan dari Badan Tenaga Nuklir Nasional. Diskusi Panil dimaksudkan untuk memberikan keterangan dan penjelasan ilmiah secara popular dan mudah dimengerti mengenai perkembangan pembangunan dan pengoperasian PLTN di dunia, perkembangan teknologi dan ekonomi PLTN selama ini, peristiwa Three Mile Island-2 serta kecelakaan Chernobil-4 berikut dampak-dampak sesungguhnya, dan mengenai prospek introduksi PLTN di Indonesia khususnya di Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undangan terdiri dari para wartawan dan wakil media/pers cetak dan elektronik. Para pembawa makalah adalah Budi Sudarsono MSc dan Dr. Moh. Ridwan MSc dan bertindak sebagai moderator adalah Sutaryo Supadi MSc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu telah tampil pula Agus Mustofa, seorang penulis dan penerbit buku, yang mengantarkan bukunya yang terbaru berjudul “Indonesia Butuh Nuklir”. Inti pesannya adalah bahwa sudah waktunya Indonesia memulai program PLTN supaya tidak tertinggal negara-negara lain: Indonesia telah menguras sumberdaya energi fosil, memerlukan perkembangan energi yang lebih optimal, dan sudah mengadakan persiapan-persiapan seperlunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus Mustofa berpengalaman di bidang pers sebagai wartawan dan pejabat pengelola Jawa Pos di Surabaya. Selama ceramahnya telah bertindak sebagai moderator: Achmad Sobary.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-115029533221019096?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/115029533221019096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=115029533221019096' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/115029533221019096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/115029533221019096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/06/diskusi-panil-pembangunan-pltn-di.html' title='Diskusi Panil Pembangunan PLTN di Indonesia'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-114070655145420452</id><published>2006-02-23T21:51:00.000+07:00</published><updated>2006-02-23T21:55:51.826+07:00</updated><title type='text'>Seminar Sehari Ekonomi dan Teknologi PLTN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText" style="font-weight: bold;"&gt;            Seminar diselenggarakan pada tanggal 7 Februari 2006 oleh Forum Peduli Energi dan Lingkungan (FPEL) dengan sponsor utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan dengan dukungan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) serta sponsor lainnya: Badan Pengawas Tenaga Nuklir, PT PJB (Surabaya) dan PT BATAN Teknologi, bertempat di Hotel JW Marriott Jakarta Selatan. Jumlah peserta sekitar 100 orang.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Seminar dibuka oleh Ibu Emy Perdanahari, Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang membacakan pengarahan Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi (DirJen LPE). Dalam pengarahannya DirJen LPE antara lain menyatakan bahwa baik pertumbuhan konsumsi energi primer maupun pertumbuhan konsumsi listrik di Indonesia dalam dekade terakhir ini sangat tinggi. Mengingat keterbatasan sumberdaya energi yang kini semakin dirasakan, maka sudah saatnya Indonesia mempertimbangkan opsi energi nuklir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pembicara pertama pada Sesi Pagi adalah Eden Napitupulu, Ketua Tim Energi Primer/Terminal LNG PLN, yang menyampaikan hasil suatu studi kasus mengenai pengembangan sistem listrik Jawa-Madura-Bali (Jamali). Berdasarkan asumsi-asumsi yang diambil, ditemukan bahwa pengembangan yang paling optimal untuk sistem Jamali adalah pengembangan pembangkit berdasarkan bahan bakar batubara, tanpa peranserta nuklir. Karena pengembangan tersebut menghasilkan peran batubara sebanyak 88 persen pada tahun 2025, maka dibuat skenario lain di mana satuan PLTN sebesar 1000 MW dimasukkan ke dalam sistem Jamali mulai tahun 2014 dan untuk setiap tahun selanjutnya. Ternyata ditemukan bahwa solusi yang sub-optimal ini hanya berselisih sebesar 0,3 persen dari solusi optimal tanpa nuklir. Dinyatakan bahwa selisih 0,3 persen ini jauh lebih kecil ketimbang tingkat kepercayaan yang dapat diberikan pada asumsi-asumsi yang digunakan. Dikatakan pula, tidak masuk akal bilamana hanya satu atau dua PLTN yang dibangun: harus satu seri agar dapat menikmati penurunan biaya modal dari pengalaman. Karena solusi sub-optimal dengan PLTN tersebut dapat mengurangkan peran batubara hingga 70 persen pada tahun 2025 serta mengingat aspek logistik dan tingkat pencemaran udara dari dominasi batubara, maka peranserta PLTN sebagai pemikul beban dasar dalam sistem jaringan Jamali ‘sangat relevant untuk diinvestigasi lebih lanjut’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pembicara kedua adalah Marius Condu, seorang tenaga ahli dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), yang memaparkan perkembangan energi nuklir masa kini (pada Desember 2005 443 PLTN beroperasi dengan kapasitas 370 GW dan berpangsa 16 persen dari seluruh listrik dunia) dan prospek peran energi nuklir di masa depan di dunia serta hal ihwal ekonomi pembangkitan PLTN. Proyeksi rendah IAEA mengenai perkembangan PLTN dunia memperlihatkan peningkatan terus hingga tahun 2020 dan tidak lagi menurun hingga tahun 2030 (melebihi 400 GW). Proyeksi tinggi mencapai 600 GW pada tahun 2030. Mengenai ekonomi PLTN, yang disajikan adalah hasil studi NEA/IEA (&lt;i&gt;Nuclear Energy Agency/International Energy Agency&lt;/i&gt; berkedudukan di Paris). Hal yang menarik adalah perkembangan biaya rerata tahunan pembangkitan listrik nuklir dari 103 PLTN di Amerika Serikat dari tahun 1981 hingga tahun 2004: mulai dari 2,54 sen/kWh (menurut nilai dollar AS tahun 2004) pada tahun 1981, secara berangsur meningkat menjadi 3,63 sen/kWh pada tahun 1987, untuk selanjutnya menurun terus hingga 1,68 sen/kWh pada tahun 2004.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pembicara pertama pada Sesi Siang adalah Hudi Hastowo, seorang insinyur reaktor dari BATAN yang kini menjabat Sekretaris Menteri Negara Riset dan Teknologi. Dipaparkannya perkembangan teknologi reaktor untuk berbagai jenis/tipe reaktor yang saat ini termasuk jenis terbukti (&lt;i&gt;proven&lt;/i&gt;): reaktor air berat, reaktor air tekanan tinggi, reaktor air didih. Demikian pula diuraikan gambaran perkembangan mutakhir jenis-jenis tersebut yang memadukan penurunan biaya konstruksi disertai peningkatan segi keselamatan/keamanannya dan pula berbagai jenis reaktor yang masih dalam taraf pengembangan yang selain ditujukan untuk mendesain reaktor yang lebih aman lagi serta tahan proliferasi, diharapkan juga meningkatkan pemanfaatan sumberdaya uranium dan torium.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sebagai pembicara kedua telah tampil kembali Marius Condu, yang kali ini membahas masalah keselamatan/keamanan pada PLTN, terutama dari segi pandang IAEA sebagai penganjur standard keselamatan/keamanan tinggi di dunia yang telah menerbitkan banyak buku standard. Selain itu telah dikemukakan pula hal-hal mengenai insiden Three Mile Island-2 dan kecelakaan Chernobyl-4, khususnya mengenai kekurang-pahaman masyarakat awam tentang kejadian dan dampak yang sebenarnya. Sayang pada sore hari jumlah peserta telah jauh menyusut ketimbang sesi sebelumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kepala BATAN memberikan pencerahan mengenai telah diterimanya Indonesia di kalangan internasional sebagai layak memiliki PLTN tanpa kecurigaan karena sepenuhnya mematuhi dan mendukung NPT.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-114070655145420452?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/114070655145420452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=114070655145420452' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/114070655145420452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/114070655145420452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/02/seminar-sehari-ekonomi-dan-teknologi.html' title='Seminar Sehari Ekonomi dan Teknologi PLTN'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-113992670963920760</id><published>2006-02-14T21:05:00.000+07:00</published><updated>2006-02-14T21:18:51.213+07:00</updated><title type='text'>Evaluasi Tahun 2005 dan Rencana Kenaikan TDL</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Reshuffle yang diadakan oleh SBY, dan juga prestasi Kabinet selama tahun pertama, banyak diberi komentar oleh para analis dalam berbagai media. Namun menurut pendapat kami, kesimpulan yang diambil cenderung kurang mengena atau kurang tepat. Hemat kami, SBY mengambil tindakan reshuffle berdasarkan evaluasi beliau terhadap kinerja Kabinet di bidang pengelolaan pasokan BBM selama tahun 2005. Ceriteranya lebih kurang begini.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sejak awal tahun 2004 harga minyak internasional meningkat terus. Sayang, Pemerintahan Megawati menghentikan kenaikan secara bertahap harga energi, yang telah dijalankannya sejak pertengahan 2001. Karena masih baru, Pemerintahan SBY agak lambat menaikkan harga energi – keburu terpukul tsunami. Sewaktu menetapkan kenaikan harga BBM 1 Maret 2005 sebesar hampir 30 persen, ternyata harga minyak internasional malah meningkat lagi. Akibatnya, Pertamina tidak punya cukup uang untuk mengimpor BBM yang cukup (disebabkan, selain harga minyak naik, asumsi harga minyak dalam APBN yang terlalu rendah dan sistem pembiayaan baru yang diterapkan di kalangan instansi Pemerintah belum operasional), dan hal ini berdampak pada terpuruknya nilai mata-uang rupiah (yang malah membuat Pertamina semakin kewalahan). Rupiah kian terperosok ketika harga minyak dunia melambung ke atas $ 55/bbl. Datang bulan Agustus: ketika harga minyak mencapai $70/bbl, maka semakin komplitlah kerepotan Pemerintah-DPR-Pertamina dalam mengelola pasokan BBM.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Belum lagi disinggung ketidakserasian harga antar berbagai jenis energi seperti minyak tanah, LPG, dan listrik; demikian pula berbagai harga satu jenis energi/gas/BBM untuk golongan konsumen yang berlainan. Pertamina, PGN, PLN, PT Taba, masing-masing punya alasan sendiri-sendiri mengapa harganya harus sekian. Mengapa kepentingan perusahaan harus diutamakan ? Padahal Mahkamah Konstitusi sudah jelas menyatakan sejak akhir tahun 2004 bahwa harga energi ditetapkan oleh Pemerintah. DESDM punya segudang pakar, tentunya bisa disusun strategi penetapan harga energi yang serasi antara berbagai macam itu, dan tentunya bisa dibuat rencana penghapusan subsidi secara berangsur.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kemudian, diambil langkah drastis penghapusan subsidi per Oktober 2005. Memang benar insentif untuk penyelundupan dan pengoplosan jauh berkurang, tetapi rupanya terlupakan: at what cost ? Inflasi tinggi, dan masyarakat konsumen berpendapatan tetap menjadi korban. Jadi, ada kekurangan dalam good governance.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Demikianlah perkiraan kami mengenai hasil evaluasi SBY.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mudah-mudahan hal seperti di atas tidak terulang lagi dengan penyesuaian TDL yang tidak pada tempatnya atau belum saatnya. Masalahnya memang pelik. Atau barangkali gampang-gampang susah ?&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jumlah pelanggan PLN sekitar 30 juta, tetapi sebagian terbesar, lebih dari 90 persen, adalah konsumen rumah-tangga golongan tarif R1. (Ma’af kami  mereka-reka angkanya, karena tidak memiliki laporan statistik PLN terakhir; tetapi ordenya kira-kira betul – rekan dari PLN harap koreksi.)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi golongan tarif inilah yang mestinya naik !? Tetapi harus ada nyali dan dukungan politik yang kuat, karena harga BBM baru 4 bulan lalu dinaikkan. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Agar kelihatan tetap “adil”, bisa saja dinaikkan semua golongan tarif sebanyak Rp. 50/kWh. Ini saja akan menambah pendapatan PLN sekitar Rp. 5 trilyun. Tetapi sebaiknya tunggu sedikitnya 3 bulan lagi.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Alternatif lain adalah harga minyak solar untuk PLN diturunkan sebanyak Rp. 1000/liter – ini saja bisa menghemat belanja PLN hampir Rp. 10 trilyun setahun – dan Pertamina belum terlalu merugi, bukan ? Lagipula sekarang setelah kenaikan harga BBM Oktober 2005, Pertamina tidak lagi kekurangan uang (seperti pada tahun lalu) untuk mengimpor BBM &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yang agak mengherankan, masih banyak analis dan anggota badan legislatif yang menuntut agar PLN bekerja lebih efisien lagi. Selama 30 tahun sektor energi Indonesia sengaja dibuat tidak efisien (tetapi dinikmati oleh rakyat Indonesia): (1) penetapan harga minyak solar dan minyak tanah jauh di bawah biaya produksi, sehingga konsumsi tumbuh 10 persen setahun, (2) program listrik masuk desa yang dimulai tahun 1976 dan berhasil memperbanyak pelanggan rumah-tangga PLN dari 12 persen penduduk pada tahun 1982 menjadi hampir 50 persen pada tahun 1997 (bertambah lebih dari 20 juta pelanggan) sebagian besar dipasok dengan listrik dari pembangkit mesin diesel yang memakai minyak solar yang disubsidi. Selain itu, kebijakan penetapan harga yang sama untuk seluruh wilayah tanah-air berarti bahwa Pertamina dan PLN secara internal memberikan cross-subsidy dari operasi di Jawa ke operasi di luar Jawa. (Sebenarnya sekarang tarif listrik beberapa kabupaten sudah lain, dan HET minyak tanah tergantung pada penetapan Pemda masing-masing.). &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dengan demikian, peningkatan efisiensi PLN adalah mau tidak mau merupakan suatu program jangka panjang.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jadi, sebaiknya dituruti saja protes kalangan industri atas rencana kenaikan TDL. Bukankah di mana-mana tarif rumah-tangga lebih tinggi ketimbang tarif industri ?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-113992670963920760?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/113992670963920760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=113992670963920760' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/113992670963920760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/113992670963920760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/02/evaluasi-tahun-2005-dan-rencana.html' title='Evaluasi Tahun 2005 dan Rencana Kenaikan TDL'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-113811394035483607</id><published>2006-01-24T21:44:00.000+07:00</published><updated>2006-01-24T21:52:33.596+07:00</updated><title type='text'>AGENDA TENTATIF/TENTATIVE AGENDA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center"  style="text-align: center;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;AGENDA TENTATIF/&lt;i style=""&gt;TENTATIVE AGENDA&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" align="center"  style="text-align: center;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Seminar Sehari Ekonomi dan Teknologi PLTN/&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" align="center"  style="text-align: center;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;One Day Seminar on Economics and Technology of NPP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"  style="font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0"  style="border: medium none ; border-collapse: collapse; height: 1058px; width: 449px; font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;    &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td width="107" valign="top" style="border: 0.5pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; background: rgb(217, 217, 217) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-inline-policy: initial; -moz-background-origin: initial; width: 80.05pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Waktu/&lt;i style=""&gt;Time&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="416" valign="top" style="border-style: solid solid solid none; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-top: 0.5pt solid windowtext; border-right: 0.5pt solid windowtext; border-bottom: 0.5pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; background: rgb(217, 217, 217) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-inline-policy: initial; -moz-background-origin: initial; width: 312.35pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Materi dan Pembicara/&lt;i style=""&gt;Topics and Speaker&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="132" valign="top" style="border-style: solid solid solid none; border-width: 0.5pt 0.5pt 0.5pt medium; border-top: 0.5pt solid windowtext; border-right: 0.5pt solid windowtext; border-bottom: 0.5pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; background: rgb(217, 217, 217) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-inline-policy: initial; -moz-background-origin: initial; width: 99pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 512.45pt;"&gt;   &lt;td width="107" valign="top" style="border-style: none solid solid; border-width: medium 0.5pt 0.5pt; border-left: 0.5pt solid windowtext; border-right: 0.5pt solid windowtext; border-bottom: 0.5pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; width: 80.05pt; height: 512.45pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;9.00&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;– 09.30&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;09.30 – 10.00&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;10.00 – 10.40&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;10.40 – 11.10&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;11.10– 11.50&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;11.50 – 12.30&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;12.30 – 13.30&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;13.30 – 14.10&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;            &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;14.10 – 14.30&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;14.30 – 15.00&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;15.00 – 15.40&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;15.40 – 16.00&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;16.00 – 16.15&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="416" valign="top" style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-right: 0.5pt solid windowtext; border-bottom: 0.5pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; width: 312.35pt; height: 512.45pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pendaftaran ulang dan Kopi/&lt;i style=""&gt;Registration and&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;morning   coffee&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan dan Pengarahan oleh Menteri Energi dan Sumber   Daya Mineral/&lt;i style=""&gt;Opening and Key Note   Speech by Minister of Energy and Mineral Resources&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Opsi Nuklir dalam Rangka Pelaksanaan Rencana Umum   Ketenagalistrikan Nasional/&lt;i style=""&gt;National   Electric Power Plan and The Estimated Role of Nuclear Power by Mr. Eddie   Widiono President Director of PLN&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Diskusi/&lt;i style=""&gt;Discussion &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ekonomi Pembangkitan Listrik Nuklir dan Perkembangan&lt;br /&gt;Energi Dunia /&lt;i&gt;World Energy Outlook and&lt;/i&gt; &lt;i&gt;The   Economics of Nuclear Power&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt; by Mr M   Condu, IAEA Expert&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Diskusi/&lt;i style=""&gt;Discussion&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;Makan Siang/&lt;i style=""&gt;Lunch break&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Perkembangan Teknologi Reaktor Nuklir dan Pembangkit   Listrik Tenaga Nuklir/&lt;i style=""&gt; Nuclear Power   Technology Development from Inception to G-4&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;by Dr Hudi Hastowo&lt;/i&gt;,&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Secretary, State Ministry of Research and   Technology; Deputy Chairman of Batan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;Diskusi/&lt;i style=""&gt;Discussion&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Rehat Kopi/&lt;i style=""&gt;Coffee   break&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko dalam memilih opsi nuklir, Insiden Three Mile Island-2 dan Kecelakaan Chernobyl-4/&lt;i style=""&gt;The Risks in Adopting the Nuclear Option, Three Mile Island-2&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Incident and Chernobyl-4 Accident by Mr M   Condu, IAEA Expert&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Diskusi&lt;i style=""&gt; /Discussion&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Penutupan/&lt;i style=""&gt;Closing by   The Chairman of FPEL&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="132" valign="top" style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 0.5pt 0.5pt medium; border-right: 0.5pt solid windowtext; border-bottom: 0.5pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; width: 99pt; height: 512.45pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;  &lt;/table&gt;    &lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                                      &lt;/span&gt;Panitia Seminar Sehari/ Organizing Committee&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-113811394035483607?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/113811394035483607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=113811394035483607' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/113811394035483607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/113811394035483607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/01/agenda-tentatiftentative-agenda.html' title='AGENDA TENTATIF/TENTATIVE AGENDA'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21010779.post-113734027907946107</id><published>2006-01-15T22:22:00.000+07:00</published><updated>2006-02-01T21:54:54.430+07:00</updated><title type='text'>Seminar Sehari Ekonomi dan Teknologi PLTN</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada tanggal 7 Februari 2006 akan diselenggarakan sebuah Seminar Sehari dengan judul "Ekonomi dan Teknologi PLTN" bertempat di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta Selatan. Seminar tersebut diadakan dengan kerjasama PT PLN (Persero) dan dengan bantuan Badan Tenaga Nuklir Nasional. Seminar akan dimulai tepat pukul 9:00 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah dimaklumi, Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral telah menerbitkan sebuah dokumen penting dalam tahun 2005 yang baru lalu, berjudul "Pengelolaan Energi Nasional, 2005-2025", yang di dalamnya menyatakan adanya peran Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir menjelang akhir periode tersebut. Keputusan yang segera akan diambil oleh Pemerintah mengenai pentingnya opsi tenaga nuklir bagi pemenuhan kebutuhan listrik Indonesia dalam jangka panjang, mengharuskan kita semua untuk memperdalam atau sedikitnya mengetahui lebih banyak hal-ihwal Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, baik pelbagai pertimbangannya mengenai opsi ini, maupun mengenai perkembangan energi nuklir selama ini di dunia, khususnya mengenai teknologi dan segi-segi ekonominya. Demikian pula mengenai segi-segi yang negatif tentang energi alternatif ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar diharapkan akan dibuka oleh Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral dan akan menampilkan Direktur Utama PLN Ir. Edie Widiono sebagai pembicara pertama mengenai Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional dan Perkiraan Peranan PLTN Dalam Jangka Panjang. Pembicara kedua adalah Dr. Marius Condu, seorang tenaga ahli dari Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency), yang akan menyampaikan gambaran mengenai Perkembangan Energi Dunia dan Ekonomi Daya Nuklir. Selanjutnya pembicara ketiga adalah Dr. Hudi Hastowo, Sekretaris Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi dan Deputi Kepala BATAN Bidang Pengembangan Teknologi dan Energi Nuklir, yang akan membahas perkembangan teknologi PLTN sejak awal hingga teknologi generasi ke-3 kini dan ke-4 di masa mendatang. Pembicara ke-empat akan tampil kembali Dr. Marius Condu dari IAEA, yang akan menyampaikan pertimbangan mengenai risiko yang dihadapi dalam memilih opsi nuklir dan uraian mengenai Insiden Three Mile Island-2 dan Kecelakaan Chernobyl-4, termasuk dampak negatifnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21010779-113734027907946107?l=feea.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feea.blogspot.com/feeds/113734027907946107/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21010779&amp;postID=113734027907946107' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/113734027907946107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21010779/posts/default/113734027907946107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feea.blogspot.com/2006/01/seminar-sehari-ekonomi-dan-teknologi.html' title='Seminar Sehari Ekonomi dan Teknologi PLTN'/><author><name>Budi Sudarsono</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950732536704535519</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
